, ,

Menjaga Keutuhan Bangsa Dan Lawan Narkoba, Polres Pasuruan Kota Gandeng Para Santri

oleh -421 Dilihat

Santri Garda Terdepan! Polres Pasuruan Kota Gandeng Ponpes Perkuat Perdamaian dan Perang Melawan Narkoba

Pasuruan- Menyambut Hari Santri Nasional 2025, Polres Pasuruan Kota tak sekadar menggelar acara seremonial. Mereka menyelenggarakan sebuah gelaran yang sarat makna: silaturahmi dan sosialisasi yang mengajak para santri untuk menjadi ujung tombak dalam menjaga keutuhan bangsa dan melawan ancaman narkoba. Acara bertajuk “Keutuhan Umat Beragama dan Bahaya Narkoba” ini digelar di Aula Rumah Sakit NU, Jalan Raya Kejayan, Kabupaten Pasuruan, dan berhasil menyatukan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan santri perwakilan dari Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Menjaga Keutuhan Bangsa Dan Lawan Narkoba, Polres Pasuruan Kota Gandeng Para Santri
Menjaga Keutuhan Bangsa Dan Lawan Narkoba, Polres Pasuruan Kota Gandeng Para Santri

Baca Juga : Karyawan Swasta Di Gempol Diciduk Polisi, Tersandung Kasus Narkoba Jenis Sabu

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasat Narkoba Polres Pasuruan Kota, Iptu Arif Wardoyo, Kapolres menekankan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polri tidak hanya di bidang hukum, tetapi juga dalam pembinaan moral dan spiritual generasi muda. “Pondok pesantren adalah benteng terakhir yang kokoh untuk mencetak generasi emas Indonesia. Di tangan para santri-lah masa depan bangsa ini dititipkan. Oleh karena itu, kami tidak hanya hadir untuk menindak, tetapi lebih penting lagi, untuk mencegah dan membentengi,” ujar Arif mewakili Kapolres.

Ia menambahkan, momentum Hari Santri harus menjadi pemantik semangat untuk mengambil peran yang lebih aktif

“Kami tidak ingin para santri hanya menjadi objek penyuluhan. Kami ingin mereka menjadi subjek, pelopor, dan agen perubahan. Menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat, sekaligus menjadi generasi yang tangguh, sehat, dan bersih dari narkoba,” serunya dengan penuh semangat.

Acara berlangsung jauh dari kesan kaku dan formal. Para santri dan tokoh masyarakat tak sungkan untuk bertanya dan berdebat secara sehat dengan narasumber dari Satresnarkoba. Pertanyaan yang mengemuka tidak hanya seputar hukum, tetapi juga tentang tips praktis menolak bujukan pengedar narkoba, hingga peran pesantren dalam rehabilitasi.

Sambutan dari peserta pun luar biasa positif

Seorang perwakilan tokoh muslim setempat menyatakan komitmen penuhnya. “Kami, para asatidz dan santri, siap menjadi corong kebaikan dan mitra strategis Polri. Pesan-pesan damai dan bahaya narkoba ini akan kami sebarluaskan di setiap pengajian, di setiap majelis taklim, dan dalam pergaulan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Kegiatan ini menutup dengan sebuah komitmen bersama: membangun aliansi strategis antara kepolisian dan pondok pesantren.

Kolaborasi Nyata: Dari Diskusi ke Aksi

Setelah pertemuan tersebut, para peserta langsung menyusun rencana aksi nyata. Mereka sepakat untuk membentuk satuan tugas kecil di setiap pesantren. Tugas utama satgas ini adalah menyebarkan pemahaman tentang bahaya narkoba dan pentingnya kerukunan kepada santri-santri baru dan masyarakat sekitar.

Selanjutnya, para ustaz dan ustazah berkomitmen memasukkan pesan-pesan ini dalam ceramah dan pengajian rutin. Dengan demikian, nilai-nilai positif akan terus mengalir dan menguat di dalam komunitas pesantren.

Tak ketinggalan, para santri muda punya peran khusus. Mereka akan memanfaatkan media sosial dan grup aplikasi percakapan untuk menyebarkan konten-konten kreatif. Konten-konten ini berisi ajakan untuk hidup sehat dan menjaga persatuan. Alhasil, pesan kebaikan ini dapat menjangkau khalayak yang lebih luas, termasuk teman-teman sebaya di luar pesantren.

Membangun Sinergi untuk Masa Depan

Sinergi antara kepolisian dan pesantren ini menciptakan dampak yang sangat positif. Hubungan yang erat ini juga membuka peluang untuk program-program lain di masa depan, seperti pelatihan keterampilan hidup untuk santri.

Pada akhirnya, inisiatif ini bukan sekadar program sekali jadi. Ini merupakan sebuah gerakan berkelanjutan yang melibatkan semua pihak. Dengan semangat gotong royong, Polres Pasuruan Kota dan seluruh komponen pesantren bersatu padu membangun pertahanan terkuat melawan narkoba dan perpecahan. Mereka percaya, generasi muda yang berakhlak mulia dan bersih dari narkoba adalah kunci kemajuan bangsa Indonesia.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.