Pasuruan – Meskipun memasuki musim kemarau, Embung Kertosari di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, tetap mampu mengalirkan air ke daerah-daerah yang membutuhkan. Keberhasilan ini memastikan ketersediaan air untuk pertanian dan kebutuhan rumah tangga masyarakat setempat tetap terjaga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pasuruan, menyatakan bahwa pengelolaan embung yang efektif menjadi kunci ketahanan air di musim kering. “Kami terus memantau debit air, melakukan normalisasi, dan memastikan distribusi berjalan lancar sehingga petani tidak kekurangan air untuk tanaman mereka,” jelasnya.
Batal Bangun Embung Baru di Ampelsari
Sementara itu, rencana pembangunan embung baru di Desa Ampelsari terpaksa dibatalkan menyusul adanya penolakan dari warga setempat. Penolakan ini dipicu kekhawatiran warga terkait potensi dampak sosial dan lingkungan dari proyek tersebut.
“Masyarakat mengkhawatirkan perubahan lingkungan dan akses lahan mereka. Kami menghargai aspirasi warga, sehingga proyek embung baru kami tunda,” kata Kepala Dinas PUPR.

Baca juga: Segini Jumlah Perkara Narkoba yang Diungkap Polres Pasuruan Kota Selama Januari hingga Awal Juli
Manfaat Embung Kertosari
Embung Kertosari sendiri memiliki peran strategis dalam menyokong kebutuhan irigasi lahan pertanian di Purwosari dan sekitarnya. Selain itu, embung ini juga dimanfaatkan untuk cadangan air bersih, pengendalian banjir saat hujan lebat, dan mendukung ekosistem lokal.
Petani setempat, Sumarno, mengapresiasi kinerja pengelola embung. “Air tetap lancar meski kemarau panjang. Ini sangat membantu pertanian kami, terutama untuk tanaman padi dan sayuran,” ujarnya.
Langkah Ke Depan
Pemerintah daerah akan terus mengevaluasi kebutuhan pembangunan embung baru di lokasi lain yang lebih strategis, dengan tetap memperhatikan aspirasi warga. Pendekatan partisipatif diharapkan bisa mencegah konflik dan memastikan manfaat proyek bagi masyarakat luas.
“Kami belajar dari pengalaman Ampelsari. Ke depan, setiap proyek infrastruktur air harus melibatkan masyarakat sejak perencanaan agar semua pihak mendapat manfaat,” tegas Kepala Dinas PUPR.




