, ,

Berjuang antara Hidup Dan Mati, Nasib Kakek Korban Pembacokan Usai Dirawat Intensif

oleh -407 Dilihat

Tragedi Dini Hari: Kakek 75 Tahun Dibacok Orang Tak Dikenal Saat Tertidur di Teras Rumah

Pasuruan Sebuah aksi kekerasan yang mengerikan mengguncang kedamaian sebuah dusun di Pasuruan. Marlenggi (75), seorang kakek sepuh, harus berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban pembacokan keji oleh seorang pelaku yang belum dapat diidentifikasi. Peristiwa mencekam ini terjadi saat korban sedang terlelap di teras rumahnya sendiri, tempat yang seharusnya menjadi perlindungan paling aman.

Berjuang antara Hidup Dan Mati, Nasib Kakek Korban Pembacokan Usai Dirawat Intensif
Berjuang antara Hidup Dan Mati, Nasib Kakek Korban Pembacokan Usai Dirawat Intensif

Baca Juga : Kecelakaan Truk Tebu Picu Kemacetan Parah Di Ruas Tol Malang-Surabaya

Insiden berdarah ini berlangsung pada Minggu dini hari, tepatnya pukul 02.00 WIB, di Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan. Saat sebagian besar warga masih terlelap, ketenangan itu pecah oleh sebuah aksi brutal yang menyasar warga paling rentan.

Korban Tertidur Lelap di Tempat yang Keliru

Berdasarkan penuturan Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, kronologi kejadian dimulai ketika Marlenggi memilih untuk tidur di teras depan rumahnya. “Saat itu korban tidur sendirian di teras. Dalam keadaan lengah dan tertidur pulas, tiba-tiba dia diserang dan dibacok oleh orang tak dikenal yang mendatanginya,” jelas AKP Nanang, menggambarkan betapa tak terduganya serangan itu.

Pelaku, yang diduga sudah mengincar atau mengamati korban, langsung melarikan diri setelah melancarkan serangan mematikannya. Ia menghilang dalam gelapnya malam, meninggalkan Marlenggi yang sekarat dalam genangan darahnya sendiri.

Jeritan Minta Tolong di Tengah Senyapnya Malam

Kesaktian yang luar biasa membuat Marlenggi berusaha bertahan. Jeritan kerasnya melengking memecah kesunyian, menjadi satu-satunya tanda bahaya di tengah malam. Jeritan minta tolong itulah yang kemudian membangunkan dan menarik perhatian tetangga-terangganya.

“Warga yang mendengar teriakan korban langsung bergegas menuju sumber suara. Melihat kondisi Pak Marlenggi yang kritis, mereka sigap memanggil bantuan tetangga lainnya untuk bersama-sama menolong sang kakek,” terang Kapolsek Nanang, mengapresiasi kewaspadaan dan solidaritas warga setempat.

Kondisi Korban: Luka Menganga di Bagian Vital

Kondisi Marlenggi dilaporkan sangat memprihatinkan. Akibat sabetan senjata tajam yang dibawa pelaku, tubuhnya mengalami beberapa luka robek yang dalam dan serius. Lokasi lukanya pun sangat berbahaya, antara lain:

  • Dagu hingga pipi sebelah kanan

  • Area pelipis kanan

  • Pundak atau bahu sebelah kanan

Luka-luka di area kepala dan leher tersebut menunjukkan bahwa pelaku kemungkinan bermaksud untuk membunuh atau setidaknya melukai dengan sangat parah. Berkat respons cepat warga, Marlenggi dapat dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis pertama di RSUD dr R Soedarsono, Pasuruan, dimana dia saat ini masih menjalani perawatan intensif.

Penyelidikan Berjalan: Polisi Buru Pelaku Misterius

Berjuang Hingga berita ini diturunkan, kepolisian sektor Winongan masih menyelidiki kasus ini secara mendalam. “Tim kami masih melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mengumpulkan barang bukti. Kami juga sedang memburu pelaku untuk dihadapkan ke proses hukum,” tegas AKP Nanang Abidin.

Motif di balik pembacohan keji ini masih menjadi tanda tanya besar. Apakah motifnya pencurian, balas dendam, atau gangguan jiwa dari pelaku, masih perlu dibuktikan lebih lanjut oleh penyidik. Polisi juga mendesak masyarakat yang memiliki informasi apa pun terkait pelaku atau kejadian ini untuk segera melaporkan demi mempercepat proses penyidikan.

Kejadian ini tentu menimbulkan trauma dan rasa tidak aman di kalangan warga, terutama para lansia. Aksi kekerasan di tempat tinggal sendiri di malam hari menjadi pengingat pilih akan pentingnya kewaspadaan kolektif dan menjaga lingkungan.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.